Direktur Utama PT Cakra Buana Resources Energi Tbk, Suminto Husin Giman mengatakan, pertumbuhan pendapatan pada semester pertama 2026 menunjukkan strategi pengembangan usaha mulai membuahkan hasil.
"Perseroan melihat bahwa pertumbuhan pendapatan pada semester pertama tahun 2026 merupakan indikator positif atas mulai terealisasinya strategi pengembangan usaha yang telah dijalankan. Di sisi lain, beban operasional dan beban keuangan yang meningkat merupakan bagian dari investasi Perseroan dalam memperkuat fondasi bisnis untuk mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan," ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (6/8/2026).
Mengacu laporan keuangan CBRE, kerugian terus menerus yang dialami perseroan membuat akumulasi rugi hingga akhir 2025 mencapai Rp126,14 miliar. Adapun liabilitas lancar juga melampaui total aset lancarnya yang sebesar Rp754,3 miliar, mencerminkan keraguan signifikan mengenai keberlangsungan usaha.
Dalam hal ini, Suminto menambahkan, manajemen akan terus meningkatkan efisiensi operasional, mengoptimalkan pemanfaatan aset, serta memperkuat struktur keuangan guna memperbaiki kinerja pada periode mendatang.
Secara teknis, perseroan telah menetapkan strategi tersebut dengan menjaga pinjaman bank pada tingkat yang dapat diterima, memastikan efisiensi biaya dan efektivitas pada supply chain secara berkala , memaksimalkan pendapatan dari pengoperasian penyewaan kapal Pipe Laying and Offshore Vessel, serta melakukan implementasi program efisiensi untuk meningkatkan kinerja perseroan.