Pendapatan iklan online mencapai Rp856,9 miliar pada 2025, mewakili peningkatan 2 persen YoY dibandingkan dengan Rp836,7 miliar pada 2024. Aliran pendapatan ini dihasilkan dari penempatan iklan di platform AVOD OTT milik MSIN, RCTI+, yang terus menarik audiens digital yang besar dan terus berkembang.
Kinerja yang stabil ini mencerminkan permintaan pengiklan yang berkelanjutan untuk format iklan video digital yang tertarget, didukung oleh penawaran konten RCTI+ yang semakin luas, engagement user yang kuat, dan kemampuan platform untuk memberikan solusi periklanan berbasis data kepada brand yang mencari campaign digital yang terukur dan berdampak tinggi.
Pendapatan langganan mencapai Rp869,2 miliar pada 2025, mewakili peningkatan 18 persen YoY dibandingkan dengan Rp735,5 miliar pada 2024. Pertumbuhan ini terutama didorong oleh perluasan berkelanjutan platform SVODOTT perseroan, Vision+, yang didukung oleh peningkatan yang signifikan pada jumlah pelanggan dari 2,85 juta pada 2024 menjadi 4,9 juta pada 2025.
Peningkatan ini didukung oleh meningkatnya popularitas konten orisinil dan microdrama Vision+, bersamaan dengan program olahraga eksklusif dan perluasan kemitraan bundling dengan operator telekomunikasi dan penyedia layanan internet terkemuka, yang telah memperluas jangkauan platform dan memperkuat akuisisi dan retensi user.
Beban langsung meningkat menjadi Rp2,60 triliun pada 2025, mewakili peningkatan 23 persen secara tahunan dibandingkan dengan Rp2,11 triliun pada 2024. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh biaya produksi dan akuisisi konten yang lebih tinggi karena MSIN meningkatkan fokusnya pada pengembangan konten premium berkualitas tinggi, termasuk konten orisinil dan program eksklusif, untuk lebih memperkuat daya saing platform digitalnya.