AALI
12300
ABBA
183
ABDA
0
ABMM
3210
ACES
1005
ACST
164
ACST-R
0
ADES
4810
ADHI
680
ADMF
8150
ADMG
166
ADRO
3120
AGAR
350
AGII
1925
AGRO
960
AGRO-R
0
AGRS
118
AHAP
62
AIMS
244
AIMS-W
0
AISA
162
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
930
AKRA
1050
AKSI
232
ALDO
930
ALKA
300
ALMI
274
ALTO
190
Market Watch
Last updated : 2022/05/19 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
540.22
-0.53%
-2.88
IHSG
6830.60
0.55%
+37.19
LQ45
1009.96
-0.59%
-6.04
HSI
20082.33
-2.72%
-561.95
N225
26349.61
-2.09%
-561.59
NYSE
15044.52
-3.2%
-497.38
Kurs
HKD/IDR 1,874
USD/IDR 14,725
Emas
858,911 / gram

Pendapatan Surya Semesta (SSIA) Turun Jadi Rp447 Miliar di Kuartal I-2021

MARKET NEWS
Shifa Nurhaliza
Selasa, 08 Juni 2021 10:59 WIB
PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) catatkan pendapatan usaha Rp447,08 miliar di periode yang berakhir 31 Maret 2021.
Pendapatan Surya Semesta (SSIA) Turun Jadi Rp447 Miliar di Kuartal I-2021
Pendapatan Surya Semesta (SSIA) Turun Jadi Rp447 Miliar di Kuartal I-2021

IDXChannel - PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) catatkan pendapatan usaha Rp447,08 miliar di periode yang berakhir 31 Maret 2021 turun dari pendapatan usaha Rp882,05 miliar di periode yang sama tahun sebelumnya. 

Dalam laporan keuangan perseroan yang diterbitkan Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (8/6/2021), laba kotor turun menjadi Rp73,94 miliar dari laba kotor Rp179,87 miliar tahun sebelumnya. Sedangkan rugi usaha tercatat sebesar Rp26,85 miliar usai meraih laba usaha sebesar Rp65,54 miliar tahun sebelumnya. 

Sementara itu, emiten berkode saham SSIA itu mencatatkan rugi sebelum pajak melambung menjadi Rp87,79 miliar dari rugi sebelum pajak Rp4,40 miliar tahun sebelumnya. Rugi yang diatribusikan ke pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp78,05 miliar naik dari rugi Rp17,41 miliar tahun sebelumnya. 

Adapun total aset perseroan mencapai Rp7,55 triliun hingga periode 31 Maret 2021 turun dari total ase Rp7,63 triliun hingga periode 31 Desember 2020. 

Sekadar informasi, pada kuartal III 2020 SSIA membukukan penurunan pendapatan dan laba bersih. Berdasarkan laporan keuangan per 30 September 2020, SSIA membukukan penurunan pendapatan 23,25% secara tahunan menjadi Rp 2,12 triliun dari Rp 2,76 triliun di kuartal III 2019. 

Pendapatan dari jasa konstruksi menjadi kontributor utama pendapatan SSIA pada kuartal III tahun 2020 senilai Rp 1,67 triliun atau 78,68% dari total pendapatan. Realisasi tersebut turun 12,47% secara tahunan dari sebelumnya Rp 1,91 triliun. 

Selanjutnya, pendapatan dari sewa, parkir, jasa pemeliharaan, dan utilitas tercatat senilai Rp 216,82 miliar atau 10,20% dari total pendapatan. 

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD