AALI
10050
ABBA
412
ABDA
0
ABMM
1555
ACES
1415
ACST
274
ACST-R
0
ADES
2580
ADHI
1120
ADMF
7950
ADMG
232
ADRO
1730
AGAR
350
AGII
1455
AGRO
2040
AGRO-R
0
AGRS
208
AHAP
64
AIMS
478
AIMS-W
0
AISA
230
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
720
AKRA
4650
AKSI
472
ALDO
715
ALKA
250
ALMI
238
ALTO
296
Market Watch
Last updated : 2021/10/22 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
514.61
-0.12%
-0.63
IHSG
6636.07
0.05%
+3.10
LQ45
967.40
-0.08%
-0.76
HSI
26036.99
0.08%
+19.46
N225
28808.90
0.35%
+100.32
NYSE
17083.15
-0.09%
-16.06
Kurs
HKD/IDR 1,819
USD/IDR 14,160
Emas
813,457 / gram

Pendapatan Uni-Charm (UCID) Capai Rp2,1 Triliun di Kuartal I-2021

MARKET NEWS
Shifa Nurhaliza
Senin, 14 Juni 2021 10:05 WIB
Emiten produsen popok dan pembalut, PT Uni-Charm Indonesia Tbk (UCID) di kuartal I-2021 cukup menggembirakan.
Pendapatan Uni-Charm (UCID) Capai Rp2,1 Triliun di Kuartal I-2021 (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Emiten produsen popok dan pembalut, PT Uni-Charm Indonesia Tbk (UCID) di kuartal I-2021 cukup menggembirakan. Berdasarkan laporan keuangan perusahaan, pendapatan bersih UCID di kuartal I-2021 mencapai Rp 2,1 triliun. 

Mengutip keterbukaan informasi BEI, Senin (14/6/2021), realisasi ini naik 2,94 persen secara tahunan (yoy), mengingat di periode yang sama tahun 2020, pendapatan bersih perusahaan sebesar Rp 2,04 triliun. Bersamaan dengan itu, beban pokok pendapatan UCID naik 4,32 persen (yoy) menjadi Rp 1,69 triliun pada kuartal I-2021, dibandingkan capaian di kuartal I-2020 sebesar Rp 1,62 triliun. 

Dengan hasil itu, laba bruto UCID menyusut 3,23 persen (yoy) dari Rp 424,42 miliar pada kuartal I-2020 menjadi Rp 410,68 miliar pada akhir Maret 2021. UCID turut mengalami penurunan beban penjualan sebesar 2,71 persen (yoy) menjadi Rp 219,91 miliar pada kuartal I-2021.

Sedangkan pada kuartal I2020, perusahaan ini mencatatkan beban penjualan sebesar Rp 226,05 miliar. Biaya keuangan UCID juga berkurang 45,42 persen (yoy) pada kuartal I-2021 menjadi Rp 8,05 miliar. Pada kuartal yang sama tahun sebelumnya UCID menanggung biaya keuangan sebesar Rp 14,75 miliar. 

Pada kuartal I-2021 pula UCID meraih keuntungan selisih kurs sebesar Rp 10,55 miliar. Hal ini berbanding terbalik dengan kuartal I-2020 yang mana UCID mengalami rugi selisih kurs mencapai Rp 259,31 miliar. 

Alhasil, UCID berhasil membukukan laba bersih periode berjalan sebesar Rp 103,28 miliar pada kuartal I-2021. Sedangkan pada kuartal I-2020, perusahaan ini mengalami rugi bersih periode berjalan sebesar Rp 131,46 miliar. (RAMA)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD