sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Pendapatan WSBP Naik 10 Persen pada Semester I-2026, Kerugian Sentuh Rp286 Miliar

Market news editor Rahmat Fiansyah
14/07/2026 11:24 WIB
PT Waskita Beton Precast Tbk atau Waskita Precast (WSBP) mencatat pendapatan usaha sebesar Rp808,07 miliar sepanjang Januari-Juni 2026.
PT Waskita Beton Precast Tbk atau Waskita Precast (WSBP) mencatat pendapatan usaha sebesar Rp808,07 miliar sepanjang Januari-Juni 2026. (Foto: Ist)
PT Waskita Beton Precast Tbk atau Waskita Precast (WSBP) mencatat pendapatan usaha sebesar Rp808,07 miliar sepanjang Januari-Juni 2026. (Foto: Ist)

IDXChannel - PT Waskita Beton Precast Tbk atau Waskita Precast (WSBP) mencatat pendapatan usaha sebesar Rp808,07 miliar sepanjang Januari-Juni 2026. Angka itu tumbuh 10 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp734,65 miliar.

Di tengah kinerja top line yang positif, WSBP masih membukukan kerugian sebesar Rp285,59 miliar, meningkat sekitar 20 persen dari Semester I-2025 yang merugi Rp236,88 miliar. Kerugian tersebut terutama berasal dari tingginya beban pokok pendapatan hingga beban keuangan yang mencapai Rp155,45 miliar.

Kepala Divisi Corporate Secretary WSBP, Fandy Dewanto mengatakan, perseroan terus berupaya meningkatkan kinerja keuangan dengan tetap memperkuat kontribusi perseroan dalam mendukung pembangunan infrastruktur di Indonesia. Salah satunya dengan cara meningkatkan pendapatan dari berbagai lini usaha.

Dari total pendapatan yang mencapai Rp808,07 miliar, segmen bisnis Beton Precast menyumbang Rp310,30 miliar, Readymix & Quarry sebesar Rp180,95 miliar, serta Jasa Konstruksi sebesar Rp316,81 miliar. Kontribusi tersebut diwujudkan melalui pengerjaan berbagai proyek strategis di sejumlah wilayah Indonesia. 

Di antaranya adalah Proyek Tangguh UCC Onshore, Proyek Pembangunan Gedung KCN Marunda, Proyek Jalan Tol Serang–Panimbang Seksi 3 (Cileles–Panimbang) Fase 2 Paket 3, Proyek Perbaikan Jalan Tol KAPB, Proyek Pembangunan Gedung Kuliah Jurusan Kesehatan Politeknik Negeri Madura, Proyek Pembangunan Laboratorium Terpadu Universitas Khairun, Proyek Pembangunan Gedung L-SSIT Universitas Udayana, dan berbagai proyek lainnya.

Sejalan dengan pelaksanaan berbagai proyek tersebut, WSBP juga terus menjaga efektivitas operasional melalui penerapan berbagai langkah efisiensi secara berkelanjutan. Hal ini tercermin dari penurunan Beban Umum dan Administrasi (BUA) sebesar 16 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya dari Rp191,85 miliar pada Semester I 2025 menjadi Rp161,18 miliar pada Semester I 2026.

Perseroan juga berhasil meningkatkan produktivitas aset dengan mengoptimalkan utilisasi fasilitas produksi guna mendukung efektivitas operasional secara berkelanjutan sehingga dapat menekan beban Non-Contributing Plant dari Rp17,74 miliar menjadi Rp5,31 miliar dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

"Perseroan terus berfokus menjaga keberlangsungan operasional melalui penyelesaian proyek secara tepat mutu, tepat waktu, dan sesuai standar keselamatan kerja. Di saat yang sama, berbagai langkah efisiensi serta peningkatan produktivitas juga terus kami lakukan agar operasional perusahaan dapat berjalan lebih efektif serta mendukung penguatan kinerja usaha secara bertahap," ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (14/7/2026).

Selain itu, WSBP terus mengoptimalkan kapabilitas operasional melalui peningkatan produktivitas fasilitas produksi, pengendalian biaya, serta optimalisasi pemanfaatan aset dan sumber daya yang dimiliki. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Perseroan dalam memperkuat fondasi operasional sekaligus menjaga daya saing perusahaan di tengah tantangan industri konstruksi.

"Ke depan, WSBP akan terus berfokus pada penyelesaian proyek-proyek yang sedang berjalan, menjaga kualitas produk dan layanan, serta melanjutkan berbagai inisiatif efisiensi secara berkelanjutan. Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, perseroan optimistis dapat terus memperkuat kinerja operasional serta menangkap peluang usaha yang mendukung pertumbuhan perusahaan secara berkelanjutan," tuturnya.

Di tengah upaya memperkuat kinerja dan menjaga keberlanjutan usaha, WSBP terus memastikan setiap proses bisnis dijalankan dengan mengedepankan tata kelola yang baik. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pengelolaan perusahaan yang profesional, kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku, serta pengambilan keputusan yang mengedepankan kepentingan jangka panjang Perseroan dan para pemangku kepentingan.

(Rahmat Fiansyah)

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement