XLSMART tidak memiliki utang berdenominasi dolar AS. Sebesar 87 persen dari pinjaman yang ada saat ini memiliki suku bunga mengambang (floating) dan 13 persen memiliki suku bunga tetap, dengan Free Cash Flow (FCF) mencapai Rp6,6 triliun.
XLSMART juga terus melakukan integrasi untuk meningkatkan kualitas jaringan dan pengalaman pelanggan. Hingga akhir tahun 2025, pengeluaran belanja modal (capex) mencapai Rp 11,2 triliun. Di samping itu, XLSMART mampu menjaga stabilitas layanan dan mempertahankan pertumbuhan bisnis di tengah transformasi besar ini, membuktikan ketangguhan operasional dan komitmen memberikan nilai berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan.
Di akhir tahun 2025, total jumlah BTS XLSMART mencapai lebih dari 225 ribu BTS, meningkat 36 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, dengan total objek yang diintegrasikan mencapai sekitar 34.500 objek. Sementara trafik layanan di periode ini juga mengalami pertumbuhan sebesar 38 persen, mencapai 14.566 Petabytes.
(Rahmat Fiansyah)