IDXChannel – Sektor mobile dan internet Indonesia dinilai kembali menarik perhatian seiring berakhirnya era perang tarif dan mulai pulihnya disiplin harga.
Dalam riset bertajuk Mobile and Internet: The Bull Case is Back yang terbit pada 12 Januari 2026, Sucor Sekuritas menilai pasar belum sepenuhnya menyadari perubahan struktural besar yang sedang berlangsung di industri ini.
Sucor mencatat, konsolidasi telah memangkas jumlah operator seluler dari enam menjadi tiga pemain utama.
Kondisi ini mengakhiri persaingan tarif destruktif yang berlangsung bertahun-tahun dan memaksa operator beralih dari strategi perebutan pangsa pasar ke fokus pada efisiensi modal, profitabilitas, serta optimalisasi jaringan yang sudah terbangun.
Dari sisi harga, tarif seluler Indonesia masih tergolong paling murah secara global. Rata-rata pendapatan per pengguna (ARPU) bahkan masih berada di bawah harga secangkir kopi USD2,50 atau sekitar Rp42 ribu.