sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Wall Street Dibuka Melemah, Sentimen AI Bebani Saham Teknologi

Market news editor Nia Deviyana
27/02/2026 22:21 WIB
Nasdaq bersiap mencatat penurunan bulanan terdalam sejak Maret 2025, sementara data inflasi yang lebih panas dari perkiraan juga menekan sentimen pasar.
Wall Street Dibuka Melemah, Sentimen AI Bebani Saham Teknologi. Foto: iNews Media Group.
Wall Street Dibuka Melemah, Sentimen AI Bebani Saham Teknologi. Foto: iNews Media Group.

IDXChannel - Indeks-indeks utama Wall Street dibuka melemah pada Jumat (27/2/2028) di mana kecemasan terhadap AI membebani saham-saham teknologi. Nasdaq bersiap mencatat penurunan bulanan terdalam sejak Maret 2025, sementara data inflasi yang lebih panas dari perkiraan juga menekan sentimen pasar.

Melansir Reuters, Dow Jones Industrial Average turun 245,6 poin atau 0,50 persen ke level 49.253,57 saat pembukaan. S&P 500 turun 52,3 poin atau 0,76 persen ke 6.856,54, sedangkan Nasdaq Composite merosot 263,0 poin atau 1,15 persen ke 22.615,429.

Saham teknologi mengalami gejolak besar bulan ini akibat kekhawatiran terhadap AI, di tengah kecemasan investor mengenai imbal hasil dari belanja besar-besaran untuk pengembangan teknologi kecerdasan buatan.

Ketidakpastian tarif juga memicu volatilitas setelah Mahkamah Agung AS pekan lalu membatalkan sebagian besar bea masuk yang diberlakukan Presiden AS Donald Trump tahun lalu. Sebagai tanggapan, Trump mengumumkan tarif global sementara sebesar 10 persen yang mulai berlaku pada Selasa.

Saham Nvidia turun tipis 0,1 persen pada perdagangan prapasar setelah sebelumnya anjlok lebih dari 5 persen meskipun membukukan laba yang kuat, menandakan sentimen risiko terhadap saham-saham AI masih rapuh.

“Mudah untuk merasa cemas ketika saham-saham teknologi unggulan yang selama ini mengangkat pasar mulai tersandung,” kata kepala strategi ekonomi di Annex Wealth Management, Brian Jacobsen.

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement