IDXChannel - Wall Street berakhir melemah, didorong oleh penurunan saham teknologi karena perdagangan kecerdasan buatan (AI) terus mengalami penurunan sehingga menyebabkan saham-saham chip menuju bearish.
Dilansir dari laman Investing Sabtu (18/7/2026) sentimen juga terpukul karena meningkatnya ketegangan AS-Iran sehingga mendorong harga minyak dan menyebabkan munculnya kembali kekhawatiran inflasi.
Sektor Teknologi S&P 500 merosot lebih dari 3 persen pada awalnya setelah pembukaan pasar, di tengah kekhawatiran persaingan China usai peluncuran model AI baru yang canggih dan penurunan pendapatan pasca-peluncuran saham Netflix. Penurunan tersebut membebani NASDAQ Composite yang didominasi saham teknologi, sehingga membuatnya turun hingga 2,4 persen.
Saham teknologi kemudian mengurangi sebagian besar kerugiannya sepanjang hari, tetapi sektor ini berakhir sebagai sektor yang paling banyak merugi pada minggu ini.
Nasdaq akhirnya merosot 1,4 persen dan ditutup pada 25.520,24 poin. Indeks acuan S&P 500 turun 1,1 persen menjadi 7.454,74 poin, sementara indeks saham unggulan Dow Jones Industrial Average turun 0,8 persen menjadi 52.146,39 poin. Untuk minggu ini, Nasdaq turun 2,9 persen, S&P 1,6 persen, dan Dow 0,9 persen.