sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Wall Street Berakhir Melemah, Didorong Penurunan Saham Teknologi dan Meningkatnya Konflik AS-Iran

Market news editor Kunthi Fahmar Sandy
18/07/2026 06:57 WIB
Wall Street berakhir melemah, didorong oleh penurunan saham teknologi.
Wall Street Berakhir Melemah, Didorong Penurunan Saham Teknologi dan Meningkatnya Konflik AS-Iran (FOTO:Dok Laman Investing)
Wall Street Berakhir Melemah, Didorong Penurunan Saham Teknologi dan Meningkatnya Konflik AS-Iran (FOTO:Dok Laman Investing)

Indikator positif pada sentimen konsumen dan ekspektasi inflasi tak lama setelah dimulainya perdagangan telah membantu menghentikan penurunan tajam di awal perdagangan. 

Data ekonomi yang dirilis awal pekan ini menunjukkan moderasi pada indeks harga konsumen (CPI) dan indeks harga produsen (PPI) AS pada Juni. Namun, perselisihan yang kembali terjadi antara Washington-Teheran dan lonjakan harga minyak mentah selanjutnya telah memicu kembali kekhawatiran inflasi.

"Menarik untuk melihat betapa kecilnya pengaruh laporan inflasi terhadap saham. CPI dan PPI keduanya merupakan kejutan yang sangat menyenangkan, tetapi meskipun hal itu menyebabkan kontrak berjangka Fed Funds sebagian besar mengesampingkan kenaikan suku bunga jangka pendek, hal itu tidak berdampak besar pada saham. Pendapatan, dan sampai batas tertentu geopolitik, seharusnya menjadi faktor terpenting dalam beberapa minggu mendatang," kata Steve Sosnick, Kepala Strategi di Interactive Brokers, kepada Investing.com.

Di sisi lain, ruang AI telah menyaksikan beberapa perkembangan penting minggu ini, mulai dari penurunan tajam saham IBM dalam satu hari hingga hasil kuartalan yang luar biasa dari perusahaan pembuat chip besar seperti Taiwan Semiconductor Manufacturing dan perusahaan Belanda ASML. 

Pada hari Jumat, China menjadi sorotan sebab Moonshot AI, sebuah perusahaan rintisan yang berbasis di Beijing yang mengembangkan AI generatif dan model bahasa besar (LLM) meluncurkan model Kimi K3, sebuah sistem raksasa dengan 2,8 triliun parameter yang menurut mereka menyaingi model AS seperti yang dibuat oleh Amazon dan Anthropic yang didukung Alphabet serta OpenAI yang didukung Microsoft.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement