IDXChannel -- Wall Street pada hari Rabu (15/7/2025), ditutup lebih tinggi didorong data inflasi produsen AS yang positif di tengah meningkatnya ketegangan AS-Iran.
Dilansir dari laman Investing Kamis (16/7/2025), data ekonomi menunjukkan moderasi inflasi produsen utama setelah angka serupa untuk harga konsumen utama. Para pedagang juga bereaksi dengan mengurangi ekspektasi mereka terhadap kenaikan suku bunga Federal Reserve.
Para pelaku pasar juga fokus pada awal musim pendapatan perusahaan yang dapat menjadi ujian kunci apakah profitabilitas perusahaan dapat membantu Wall Street kembali ke level rekor meskipun ada risiko geopolitik yang sedang berkembang.
Indeks acuan S&P 500 naik 0,4 persen ditutup pada 7.571,01 poin, sementara NASDAQ Composite yang didominasi teknologi bertambah 0,6 persen ditutup pada 26.269,23 poin. Indeks Dow Jones Industrial Average yang berisi saham-saham unggulan naik 0,3 persen dan ditutup pada 52.658,52 poin.
Adapun kinerja kuartalan ASML yang luar biasa tidak cukup untuk meredakan kekhawatiran terkait AI. Meskipun premi risiko geopolitik kembali muncul bulan ini, investor tetap fokus pada perdagangan kecerdasan buatan (AI) yang sedang naik daun, di mana pada awal tahun ini memainkan peran kunci dalam membantu Wall Street melepaskan diri dari konflik Timur Tengah dan kembali ke level rekor.