IDXChannel - Wall Street ditutup melemah pada hari Kamis (16/7/2026), tertekan oleh sektor teknologi sehingga saham semikonduktor merosot. Hal ini didorong oleh peningkatan proyeksi belanja modal dari produsen chip kontrak terbesar di dunia.
Dilansir dari laman Investing Jumat (18/7/2026), beberapa sentimen juga terpukul setelah presiden Federal Reserve regional menyerukan kenaikan suku bunga yang sedikit lebih tinggi.
Para pelaku pasar juga mencerna data ekonomi seperti pengeluaran konsumen AS dan pasar tenaga kerja, sambil tetap memperhatikan situasi tegang di Timur Tengah. Adapun laporan pendapatan triwulanan dari Netflix dijadwalkan akan dirilis setelah penutupan pasar.
Indeks acuan S&P 500 turun 0,5 persen menjadi 7.533,61 poin, sementara NASDAQ Composite yang didominasi teknologi merosot 1,5 persen menjadi 25.881,95 poin. Indeks Dow Jones Industrial Average yang berisi saham-saham unggulan turun 0,2 persen menjadi 52.553,62 poin.
Di sisi lain, raksasa pembuat chip Taiwan Semiconductor Manufacturing (TSMC) membukukan lonjakan laba bersih kuartalan sebesar 77 persen menjadi USD22 miliar, jauh melampaui perkiraan konsensus.