IDXChannel - Bursa saham Asia melemah pada Kamis (16/7/2026) seiring aksi jual di saham-saham semikonduktor menjelang rilis laporan keuangan Taiwan Semiconductor Manufacturing Co. (TSMC).
Sementara pasar obligasi menguat setelah data inflasi Amerika Serikat (AS) kembali menunjukkan perlambatan sehingga meredakan kekhawatiran kenaikan suku bunga dalam waktu dekat.
Di sisi lain, harga minyak terus menanjak akibat memanasnya konflik di Timur Tengah.
Melansir dari Reuters, Washington melanjutkan serangan terhadap Iran setelah kembali memberlakukan blokade laut terhadap pelabuhan-pelabuhan negara tersebut.
Teheran pun memperingatkan bahwa mereka tengah menghadapi perang eksistensial dengan AS. Kontrak berjangka Brent naik 0,6 persen menjadi USD85,45 per barel, memperpanjang kenaikan mingguan menjadi 12 persen.