IDXChannel - Kementerian Perindustrian terus memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM) industri yang unggul, kompeten, siap kerja, dan berdaya saing global sebagai fondasi dalam mewujudkan visi Indonesia menjadi negara industri maju.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan pendidikan vokasi industri pada jenjang SMK-SMAK dan SMK-SMTI yang dirancang sesuai kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan, pendidikan vokasi industri merupakan investasi strategis untuk menyiapkan tenaga kerja terampil yang akan menjadi penggerak utama transformasi industri nasional.
Agus menjelaskan Industri pengolahan adalah tulang punggung ekonomi kita dan terus menunjukkan kinerja yang positif. Berdasarkan data BPS, pada Triwulan I Tahun 2026 industri pengolahan tumbuh 5,04 persen, menyumbang 19,07 persen terhadap PDB nasional, menyerap lebih dari 20 juta tenaga kerja, serta memberikan kontribusi sekitar 82 persen terhadap ekspor nasional.
Artinya, sektor industri bukan bidang yang sedang melemah, tetapi terus tumbuh dan membutuhkan tenaga-tenaga baru yang kompeten.