Dengan kembalinya pricing power, perbaikan margin, dan mulai optimalnya hasil investasi jaringan jangka panjang, prospek laba dinilai jauh lebih solid.
“Namun konsensus pasar masih menilai sektor ini seolah-olah bermasalah secara struktural. Kami berbeda pandangan. Pada valuasi saat ini, sektor mobile dan internet Indonesia masih sangat undervalued,” tulis analis Sucor.
Selain EXCL dan WIFI, ISAT dan TLKM juga dinilai akan turut menikmati manfaat dari berakhirnya perang tarif seluler. (Aldo Fernando)
Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.