sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Pendapatan XLSMART (EXCL) Tembus Rp42,5 Triliun pada 2025, Tumbuh 23 Persen

Market news editor Rahmat Fiansyah
13/02/2026 17:47 WIB
PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) mencatat kinerja positif pascamerger antara PT XL Axiata Tbk dan PT Smartfren Telecom Tbk (FREN).
PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) mencatat kinerja positif pascamerger antara PT XL Axiata Tbk dan PT Smartfren Telecom Tbk (FREN). (Foto: Ist)
PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) mencatat kinerja positif pascamerger antara PT XL Axiata Tbk dan PT Smartfren Telecom Tbk (FREN). (Foto: Ist)

Perseroan juga berhasil mewujudkan konsolidasi dan integrasi jaringan secara solid, sehingga bisa menciptakan fondasi untuk  menyediakan infrastruktur jaringan yang lebih kuat, termasuk dengan diluncurkannya cakupan jaringan dan layanan 5G di berbagai kota/kabupaten di Indonesia beberapa waktu lalu dan akan terus bertambah secara bertahap ke depannya. Ke depan, XLSMART masih akan terus fokus untuk meningkatkan pertumbuhan yang berkualitas dan berkelanjutan.
 
Dia menambahkan, XLSMART juga berhasil meningkatkan pertumbuhan pendapatan serta meningkatkan pertumbuhan ARPU (average revenue per user) yang disertai dengan meningkatnya pengalaman pelanggan. Di akhir tahun 2025, total pelanggan XLSMART mencapai 73 juta pelanggan, dengan ARPU campuran (blended) sekitar Rp39,5 ribu. 

Secara kuartalan, pencapaian ARPU di kuartal IV-2025 mencapai Rp44,8 ribu, meningkat dibandingkan periode kuartal sebelumnya yang mencapai Rp38,9 ribu. Peningkatan ini mencerminkan efektivitas strategi monetisasi, penyederhanaan produk dan tarif, serta perbaikan pengalaman pelanggan yang dihasilkan dari integrasi jaringan yang berjalan efektif.

Rajeev mengatakan, tahun 2025 menjadi tonggak bersejarah bagi XLSMART dengan keberhasilan menyelesaikan merger yang menghasilkan sinergi nyata dan manfaat operasional signifikan. Proses integrasi dan konsolidasi yang ditargetkan selesai semester I-2026 telah membuahkan hasil positif, dengan peningkatan performa dan kualitas jaringan yang berdampak langsung pada pengalaman pelanggan. Kecepatan download pelanggan XLSMART meningkat hingga 83 persen, membuktikan komitmen perusahaan menghadirkan layanan terbaik di era digital.

Dari sisi beban biaya operasional, terjadi peningkatan biaya sebagai imbas dari proses integrasi yang dilakukan serta kegiatan operasional yang semakin luas pasca merger. Untuk beban biaya terkait penjualan dan pemasaran juga meningkat dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebagai dampak dari meningkatnya komisi penjualan, dan meningkatnya biaya iklan dan promosi terkait peluncuran 5G dan perluasan jaringan.

Untuk beberapa komponen biaya lainnya mengalami kenaikan, seperti biaya infrastruktur, biaya interkoneksi dan pengeluaran langsung lainnya, termasuk pula beban biaya regulatory. Secara keseluruhan, beban biaya operasional di akhir tahun 2025 ini mengalami peningkatan sejalan dengan munculnya biaya-biaya yang terkait langsung dengan integrasi pascamerger menjadi entitas baru XLSMART.
 
Dari sisi finansial, merger berhasil merealisasikan sinergi USD250 juta di tahun pertama. Posisi keuangan XLSMART tetap solid di mana utang kotor tercatat di angka Rp23,7 triliun, dengan rasio gearing net debt to EBITDA (termasuk finance lease) sebesar 3,38 kali. Utang bersih tercatat sebesar Rp21 triliun. 

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement