sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Pengendali BFI Finance (BFIN) Dirumorkan Buka Opsi Jual Saham, Libatkan Goldman Sachs

Market news editor Tim IDXChannel
24/04/2026 12:57 WIB
Pemegang saham pengendali PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) dirumorkan tengah menjajaki penjualan sebagian kepemilikannya kepada investor potensial.
Pengendali BFI Finance (BFIN) Dirumorkan Buka Opsi Jual Saham, Libatkan Goldman Sachs. (Foto: BFI)
Pengendali BFI Finance (BFIN) Dirumorkan Buka Opsi Jual Saham, Libatkan Goldman Sachs. (Foto: BFI)

IDXChannel – Pemegang saham pengendali PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) dirumorkan tengah menjajaki penjualan sebagian kepemilikannya kepada investor potensial.

Informasi ini terungkap dari laporan Mergermarket pada Rabu (22/4/2026) yang mengutip dua sumber yang mengetahui proses tersebut.

Dalam laporan tersebut disebutkan, Trinugraha Capital selaku pemegang 51,12 persen saham telah menunjuk Goldman Sachs sebagai penasihat dalam pembahasan transaksi.

Sementara itu, sekitar 48,88 persen saham lainnya dimiliki oleh publik.

Sumber Mergermarket menyebutkan, pembicaraan dilakukan dengan investor asing dan tidak melalui proses lelang terbuka. Namun, identitas calon investor tersebut belum diungkap.

Dari sisi valuasi, diskusi mengacu pada harga masuk Trinugraha saat mengakuisisi kendali BFI Finance pada 2022, yakni sebesar Rp1.200 per saham, yang saat itu mencerminkan valuasi sekitar Rp11 triliun.

Sebagai perbandingan, harga saham BFI berada di Rp835 per saham, melonjak 7,74 persen secara harian hingga penutupan sesi I perdagangan Jumat (24/4/2026).

Trinugraha sendiri merupakan konsorsium yang didukung sejumlah investor, termasuk TPG Capital, Northstar Group, serta pengusaha Indonesia Garibaldi ‘Boy’ Thohir.

Sebagai pembanding transaksi, sumber yang sama mengacu pada akuisisi Mandala Multifinance oleh Adira Finance yang didukung MUFG pada 2024, dengan nilai perusahaan mencapai Rp8,6 triliun atau sekitar 12,1 kali EV/EBITDA.

Spekulasi terkait potensi transaksi ini turut mendorong kinerja saham BFI. Sepanjang tahun berjalan, saham perseroan tercatat menguat sekitar 19 persen.

Perusahaan ini dikenal sebagai salah satu multifinance tertua di Indonesia, dengan fokus pembiayaan kendaraan bermotor, alat berat, hingga pinjaman berbasis ekuitas rumah.

Dengan kualitas aset yang dinilai stabil serta praktik pembiayaan yang solid, BFI Finance dipandang menarik bagi investor strategis maupun finansial global yang ingin memperluas eksposur ke sektor kredit konsumer dan UMKM di Indonesia, sebagaimana dikutip dari Mergermarket. (Aldo Fernando)

Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement