IDXChannel - PT Cisadane Sawit Raya Tbk (CSRA) meraup laba bersih Rp272,56 miliar pada 2025, melonjak 27,7 persen dibandingkan periode sebelumnya Rp213,36 miliar.
Laba tersebut ditopang oleh kenaikan pendapatan sebesar 77,1 persen menjadi Rp1,89 triliun seiring meningkatnya harga jual rata-rata crude palm oil (CPO).
Dalam laporan keuangan yang dipublikasikan, Jumat (27/3/2026), laba kotor perseroan mencapai Rp657,23 miliar, naik 35,8 persen dibandingkan 2024 yang sebesar Rp483,86 miliar akibat dari peningkatan penjualan yang signifikan.
Sementara itu, marjin laba bersih turun menjadi 14,4 persen disebabkan oleh peningkatan pembelian Tandan Buah Segar (TBS) luar dalam rangka strategi dalam mengoptimalkan utilisasi ketiga Pabrik Kelapa Sawit (PKS).
Pada 2025, produksi TBS inti perseroan naik menjadi 354.290 ton dari 319.085 ton sehingga dapat menjaga tingkat pertumbuhan secara Compounded Annual Growth Rate (CAGR) sejak 2020 sebesar 2,9 persen.
Per 31 Desember 2025, posisi aset CSRA berada di Rp2,52 triliun, meningkat 12 persen dari sebelumnya Rp2,25 triliun.
Sementara itu, total liabilitas perusahaan sebesar Rp1,05 triliun, naik 10,7 persen dibandingkan dengan Rp952,72 miliar pada akhir 2024. Total ekuitas juga naik 12,9 persen dari Rp1,29 triliun menjadi sebesar Rp1,47 triliun.
(DESI ANGRIANI)