AALI
9750
ABBA
284
ABDA
6250
ABMM
1355
ACES
1205
ACST
187
ACST-R
0
ADES
3300
ADHI
805
ADMF
7575
ADMG
172
ADRO
2180
AGAR
362
AGII
1435
AGRO
1275
AGRO-R
0
AGRS
152
AHAP
66
AIMS
358
AIMS-W
0
AISA
173
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1100
AKRA
725
AKSI
750
ALDO
1305
ALKA
296
ALMI
288
ALTO
242
Market Watch
Last updated : 2022/01/26 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
502.20
-0.08%
-0.40
IHSG
6554.11
-0.21%
-14.06
LQ45
938.00
-0.14%
-1.34
HSI
24247.54
0.02%
+3.93
N225
27044.27
-0.32%
-87.07
NYSE
16340.32
-0.45%
-73.65
Kurs
HKD/IDR 1,838
USD/IDR 14,325
Emas
851,136 / gram

Penjualan Naik 89 persen, Indofarma Raup Laba Rp977,78 Juta di Kuartal II-2021

MARKET NEWS
Aditya Pratama/iNews
Senin, 02 Agustus 2021 16:19 WIB
PT Indofarma Tbk (INAF) mencatatkan laba pada kuartal II-2021. Pada laporan keuangan per 30 Juni 2021, Perseroan mencatatkan laba sebesar Rp977,78 juta.
Penjualan Naik 89 persen, Indofarma Raup Laba Rp977,78 Juta di Kuartal II-2021 (Dok.MNC Media)
Penjualan Naik 89 persen, Indofarma Raup Laba Rp977,78 Juta di Kuartal II-2021 (Dok.MNC Media)

IDXChannel - PT Indofarma Tbk (INAF) mencatatkan kenaikan laba pada kuartal II-2021. Pada laporan keuangan per 30 Juni 2021, Perseroan mencatatkan laba sebesar Rp977,78 juta atau berbalik arah dibanding 30 Juni 2020 dengan rugi sebesar Rp4,66 miliar.

Dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Perseroan mencatatkan penjualan bersih sebesar Rp849,32 miliar atau naik 89,89 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp447,29 miliar dengan laba per saham dasar Rp0,32.

Adapun penjualan Perseroan terdiri atas penjualan lokal dan ekspor. Penjualan lokal menjadi kontributor utama penjualan sebesar Rp845,21 miliar atau lebih tinggi dari sebelumnya Rp441,84 miliar. Kemudian, penjualan ekspor tercatat Rp4,10 miliar atau lebih rendah dari sebelumnya Rp5,45 miliar.

Adapun yang termasuk dalam penjualan lokal diantaranya obat ethical tercatat Rp485,49 miliar, over the counter tercatat Rp7,30 miliar, alat kesehatan, diagnostik dan lainnya tercatat Rp352,42 miliar. Kemudian, penjualan ekspor diantaranya ethical tercatat Rp1,02 miliar dan over the counter tercatat Rp3,08 miliar.

INAF mencatatkan adanya kenaikan beban pokok penjualan di kuartal II-2021 menjadi Rp522,48 miliar dibanding periode yang sama tahun sebelumnya Rp327,87 miliar. Beban penjualan juga meningkat menjadi Rp87,25 miliar dari sebelumnya Rp60,12 miliar, serta beban keuangan naik menjadi Rp20,46 miliar dari sebelumnya Rp18,69 miliar.

Sementara itu, kas bersih diperoleh dari aktivitas operasi tercatat Rp45,31 miliar, kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi tercatat Rp5,91 miliar, dan kas bersih diperoleh dari aktivitas pendanaan tercatat Rp11,20 miliar.

Indofarma mencatatkan liabilitas sebesar Rp1,51 triliun dan ekuitas Rp431,31 miliar. Adapun total aset perseroan meningkat menjadi Rp1,95 triliun dibanding tahun 2020 sebesar Rp1,71 triliun. 

(IND) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD