sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Penjualan Naik, Laba Mayora Indah (MYOR) Turun Jadi Rp2,9 Triliun di 2025

Market news editor Rahmat Fiansyah
19/03/2026 12:35 WIB
PT Mayora Indah Tbk (MYOR) mencatat penurunan laba bersih sepanjang 2025 di tengah kenaikan penjualan.
PT Mayora Indah Tbk (MYOR) mencatat penurunan laba bersih sepanjang 2025 di tengah kenaikan penjualan. (Foto: Ist)
PT Mayora Indah Tbk (MYOR) mencatat penurunan laba bersih sepanjang 2025 di tengah kenaikan penjualan. (Foto: Ist)

IDXChannel - PT Mayora Indah Tbk (MYOR) mencatat penurunan laba bersih sepanjang 2025 di tengah kenaikan penjualan. Angka itu mencerminkan lonjakan beban penjualan dan operasional di saat ekonomi domestik belum sepenuhnya pulih.

Dalam laporan keuangan auditan yang dikutip Kamis (19/3/2026), penjualan bersih Mayora tumbuh 7,2 persen menjadi Rp38,7 triliun. Penjualan ditopang oleh dua segmen, yakni makanan olahan dalam kemasan (biskuit, wafer, permen, dan cokelat) dan minuman olahan dalam kemasan (kopi dan minuman kesehatan).

Segmen makanan olahan dalam kemasan menyumbang penjualan Rp24,1 triliun atau 62 persen dari total penjualan. Sedangkan sisanya dikontribusikan minuman olahan dalam kemasan sebesar Rp18,2 triliun. Dikurangi eliminasi Rp3,7 triliun, total penjualan tercatat Rp38,7 triliun.

Dari sisi geografi, penjualan lokal menapai Rp22,8 triliun, tumbuh 10 persen secara tahunan. Sementara penjualan ekspor tumbuh 3 persen menjadi Rp15,9 triliun. Perseroan juga mencatat retur Rp23 miliar, naik dibandingkan 2024 yang sebesar Rp15 miliar.

Di tengah kenaikan penjualan, beban penjualan dan operasional juga ikut meningkat. Beban pokok penjualan naik 8,7 persen menjadi Rp30,2 triliun. Senada, beban usaha juga naik 8,7 persen menjadi Rp4,8 triliun.

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement