"Kami bersyukur bahwa TRIS masih dapat melanjutkan kinerja yang positif hingga kuartal III-2026, yang mencerminkan fundamental bisnis yang tetap terjaga di tengah dinamika pasar. Sejalan dengan hal tersebut, Perseroan juga menyiapkan aksi korporasi berupa pembelian saham kembali (share buyback) dengan nilai sebanyak-banyaknya Rp10 miliar untuk menjaga stabilitas harga saham sekaligus mempertahankan kepercayaan investor di tengah kondisi pasar yang fluktuatif," ujar Widjaya.
Pelaksanaan buyback tersebut dijadwalkan berlangsung selama tiga bulan, terhitung sejak 3 November 2026 hingga 2 Februari 2027.
Dalam periode tersebut, perseroan berencana membeli kembali saham sebanyak-banyaknya 2 persen dari modal disetor atau setara dengan 62 juta saham. Adapun harga pembelian maksimum ditetapkan sebesar Rp165 per saham, dengan mempertimbangkan harga yang dinilai wajar bagi perseroan.
Manajemen meyakini pelaksanaan buyback tidak akan mengganggu kinerja maupun keberlangsungan operasional perseroan, seiring fundamental bisnis yang tetap terjaga.
Hal tersebut juga tercermin dari laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp33,2 miliar hingga kuartal III-2026. Melalui aksi korporasi ini, perseroan berharap dapat menjaga stabilitas perdagangan saham sekaligus mempertahankan kepercayaan investor di tengah dinamika pasar.
(Shifa Nurhaliza Putri)