AALI
8475
ABBA
224
ABDA
6050
ABMM
4300
ACES
615
ACST
186
ACST-R
0
ADES
7250
ADHI
740
ADMF
8300
ADMG
166
ADRO
4120
AGAR
294
AGII
2210
AGRO
600
AGRO-R
0
AGRS
94
AHAP
104
AIMS
242
AIMS-W
0
AISA
174
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1620
AKRA
1415
AKSI
320
ALDO
680
ALKA
288
ALMI
382
ALTO
168
Market Watch
Last updated : 2022/10/06 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
535.47
0.17%
+0.93
IHSG
7086.18
0.15%
+10.79
LQ45
1012.88
0.12%
+1.25
HSI
18031.15
-0.31%
-56.82
N225
27311.30
0.7%
+190.77
NYSE
14262.03
-0.4%
-57.47
Kurs
HKD/IDR 1,934
USD/IDR 15,192
Emas
841,825 / gram

Penuhi Kebutuhan Nasabah, BNI Sekuritas Perkuat Digitalisasi

MARKET NEWS
Viola Triamanda/MPI
Selasa, 02 Agustus 2022 01:30 WIB
PT BNI Sekuritas terus berupaya untuk memperkuat bisnisnya di bidang Perantara Pedagang Efek.  
Penuhi Kebutuhan Nasabah, BNI Sekuritas Perkuat Digitalisasi
Penuhi Kebutuhan Nasabah, BNI Sekuritas Perkuat Digitalisasi

IDXChannel - Seiring dengan kebutuhan nasabah yang kini mulai beralih melakukan transaksi saham secara digital, PT BNI Sekuritas terus berupaya untuk memperkuat bisnisnya di bidang Perantara Pedagang Efek.  

Perkembangan teknologi telah mengubah preferensi nasabah dalam melakukan transaksi saham yang mana mayoritas nasabah yang merupakan investor / stock trader lebih menyukai trading dengan menggunakan aplikasi online trading. Hal ini ditunjukkan oleh data kuartal pertama di tahun 2022 yang mana lebih dari 80% transaksi di outlet - outlet (Cabang maupun Galeri Investasi) BNI Sekuritas, dilakukan secara online oleh nasabah.

Rinciannya, tercatat sekitar 70% nasabah BNI Sekuritas didominasi oleh generasi milenial, yang juga sudah mulai bertransaksi secara online. Hal ini didorong dengan adanya kemudahan dan kecepatan dalam mengakses informasi melalui platform online trading, disamping biaya trading yang relatif lebih murah. 

Berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), hingga Juni 2022, jumlah nasabah di pasar modal mencapai 9,112,677. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 21,68% dibandingkan tahun 2021 sejumlah 7,489,337. Jumlah ini didominasi oleh nasabah milenial yang mencapai 59,72% dengan aset Rp49,94 triliun.

Direktur Utama BNI Sekuritas Agung Prabowo mengatakan bahwa digitalisasi saat ini menjadi salah satu kunci kemajuan bisnis perusahaan efek yang dapat membantu perusahaan efek dalam menjangkau pangsa pasar yang lebih luas. 

"Melalui digitalisasi, BNI Sekuritas juga mampu melahirkan berbagai peluang baru yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan jumlah nasabah,” jelasnya dalam siaran pers yang dikutip oleh MPI, Senin (01/08/22).

Lebih lanjut, seiring dengan transformasi bisnis digital yang dilakukan oleh BNI Sekuritas, perusahaan juga telah meninjau ulang perjanjian kerja sama di sejumlah outlet kemitraan dan sepakat untuk tidak meneruskan kerjasama operasional dengan sebagian outlet kemitraan seiring berakhirnya perjanjian kerjasama.

BNI Sekuritas tetap mempertahankan aktivitas operasional di sejumlah outlet yang tersebar di seluruh Indonesia dengan tujuan untuk memberikan alternatif pilihan layanan secara non digital untuk nasabah. 

"Strategi hybrid diambil perusahaan untuk menyikapi bergesernya preferensi sebagian besar nasabah ke pilihan trading secara digital. Di sisi lain, sebagian nasabah masih tetap dibantu oleh tenaga Wakil Perantara Pedagang Efek BNI Sekuritas yang berpengalaman dalam bertransaksi" tandasnya.

(NDA) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD