sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Penundaan Kenaikan Royalti Tambang Redam Tekanan IHSG, Pasar Tunggu Keputusan MSCI

Market news editor Desi Angriani
12/05/2026 05:32 WIB
Pemerintah akan menunda kenaikan royalti pertambangan sambil menyusun formula baru yang dinilai lebih seimbang bagi negara maupun pelaku usaha.
Penundaan Kenaikan Royalti Tambang Redam Tekanan IHSG, Pasar Tunggu Keputusan MSCI (Foto: iNews Media Group)
Penundaan Kenaikan Royalti Tambang Redam Tekanan IHSG, Pasar Tunggu Keputusan MSCI (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil memangkas pelemahan pada perdagangan Senin (11/5/2026) setelah pemerintah memberi sinyal penundaan kenaikan royalti di sektor pertambangan mineral.

Menurut Stockbit,  Senin (11/5/2026) sentimen tersebut membantu meredakan tekanan pasar yang sebelumnya sempat membawa IHSG turun hingga 1,76 persen ke level 6.847, sekaligus menjadi titik terendah sejak awal 2026.

Pada penutupan perdagangan, IHSG tercatat melemah 0,92 persen. Meski demikian, pergerakan indeks masih dibayangi sentimen negatif dari sektor perbankan dan saham-saham berkapitalisasi besar.

Saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menjadi pemberat utama indeks setelah terkoreksi seiring ex-date dividen. Selain itu, pelemahan juga datang dari saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) dan PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN). Dari total 912 saham yang diperdagangkan, hanya 251 saham yang mencatatkan penguatan.

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan, pemerintah akan menunda kenaikan royalti pertambangan sambil menyusun formula baru yang dinilai lebih seimbang bagi negara maupun pelaku usaha.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement