Pepsi Undur Diri dari Indonesia Per 10 Oktober, Ini Alasannya
Market News
Fahmi Abidin
Jumat, 04 Oktober 2019 10:15 WIB
Perusahaan minuman berkarbonasi asal Amerika Serikat (AS), Pepsi tidak akan memasarkan produknya di pasar Indonesia per 10 Oktober 2019.
Pepsi Undur Diri dari Indonesia Per 10 Oktober, Ini Alasannya. (Foto: Ist)

IDXChannel – Perusahaan minuman berkarbonasi asal Amerika Serikat (AS), Pepsi tidak akan memasarkan produknya di pasar Indonesia per 10 Oktober 2019.

Dilansir iNews, Jumat (4/10), Pepsi tidak akan memperpanjang kerjasama dengan PT Anugerah Indofood Barokah Makmur (AIBM). Merek minuman yang tidak akan dipasarkan lagi adalah Pepsi, Mirinda, 7Up dan Mountain Dew.

Menanggapi hal tersebut, Anggota Dewan Pembina Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Seluruh Indonesia (Gapmmi) Thomas Darmawan menjelaskan setidaknya ada empat regulasi di Indonesia yang menjadi penyebab hengkangnya salah satu produsen minuman bersoda ini.

"Ada empat aturan yang menurut saya menjadi pertimbangan industri minuman sekarang, yakni UU Sumber Daya Air, label dari Badan POM, kewajiban sertifikasi halal, dan aturan larangan kemasan plastik pada minuman," ungkap Thomas, pada Kamis (3/10).

Regulasi pertama menurutnya adalah Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan Nomor 22/2019 tentang informasi nilai gizi pada label pangan olahan. Thomas menjelaskan bahwa ketentuan ini mengharuskan produsen untuk mencantumkan kandungan garan, gulam dan lemak (GGL) pada kemasan minuman.

Regulasi kedua adalah kewajiban mencantumkan sertifikasi halal dari MUI pada 17 Oktober mendatang. Selain itu juga adanya wacana soal pungutan tarif cukai pada minuman berkarbonasi juga menjadi alasan Pepsi tidak lagi memasarkan produknya.

"Plus, soal pajak. Menteri Keuangan dan DPR ada wacana minuman berkarbonasi mau dikenakan cukai lagi, jadi seperti dianggap rokok," ujarnya. (*)

Baca Juga