sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Perang Timur Tengah Jadi Penghambat Rencana OPEC+ Tambah Produksi Minyak

Market news editor Nia Deviyana
05/04/2026 22:54 WIB
OPEC+ disebut telah sepakat untuk menaikkan kuota produksi minyak sebesar 206 ribu barel per hari pada Mei 2026.
Perang Timur Tengah Jadi Penghambat Rencana OPEC+ Tambah Produksi Minyak. Foto: Reuters.
Perang Timur Tengah Jadi Penghambat Rencana OPEC+ Tambah Produksi Minyak. Foto: Reuters.

IDXChannel - OPEC+ disebut telah sepakat untuk menaikkan kuota produksi minyak sebesar 206 ribu barel per hari pada Mei 2026, menurut tiga sumber yang mengetahui pembicaraan kelompok tersebut.

Namun, kenaikan ini kemungkinan besar hanya akan "bersifat teoretis" karena anggota kunci belum mampu meningkatkan produksi imbas perang AS–Israel dengan Iran.

Melansir Reuters, Minggu (5/4/2026), perang telah secara efektif menutup Selat Hormuz, jalur minyak paling penting di dunia sejak akhir Februari. Perang juga memangkas ekspor dari anggota OPEC+ seperti Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Kuwait, dan Irak, yang sebelumnya merupakan negara dalam kelompok yang masih mampu meningkatkan produksi secara signifikan, bahkan sebelum konflik dimulai.

Anggota lain seperti Rusia juga tidak dapat meningkatkan produksi karena sanksi Barat, serta kerusakan infrastruktur akibat perang dengan Ukraina.

Di kawasan Teluk, kerusakan infrastruktur akibat serangan rudal dan drone juga cukup parah. Beberapa pejabat Teluk mengatakan bahwa diperlukan waktu berbulan-bulan untuk memulihkan operasi normal dan mencapai target produksi, bahkan jika perang berhenti dan Selat Hormuz dibuka kembali.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement