AALI
8475
ABBA
222
ABDA
6050
ABMM
4210
ACES
615
ACST
185
ACST-R
0
ADES
7225
ADHI
745
ADMF
8300
ADMG
165
ADRO
4080
AGAR
306
AGII
2250
AGRO
575
AGRO-R
0
AGRS
94
AHAP
101
AIMS
246
AIMS-W
0
AISA
177
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1620
AKRA
1415
AKSI
322
ALDO
680
ALKA
290
ALMI
388
ALTO
174
Market Watch
Last updated : 2022/10/05 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
534.54
-0.28%
-1.53
IHSG
7075.39
0.04%
+3.13
LQ45
1011.63
-0.3%
-3.01
HSI
18087.97
5.91%
+1008.46
N225
27120.53
0.48%
+128.32
NYSE
0.00
-100%
-13855.72
Kurs
HKD/IDR 1,933
USD/IDR 15,210
Emas
837,370 / gram

Perekonomian Tak Menentu, Goldman Sachs Pecat 25 Bankir di Asia

MARKET NEWS
Tim IDXChannel
Jum'at, 23 September 2022 14:32 WIB
Goldman Sachs berencana kembali melanjutkan tradisi tersebut pada tahun ini, dengan kemungkinan jumlahnya berada di ujung bawah kisaran itu.
Perekonomian Tak Menentu, Goldman Sachs Pecat 25 Bankir di Asia (foto: MNC Media)
Perekonomian Tak Menentu, Goldman Sachs Pecat 25 Bankir di Asia (foto: MNC Media)

IDXChannel - Kondisi pasar modal dan perekonomian dunia secara keseluruhan yang tak menentu mendorong perusahaan investasi multinasional, Goldman Sachs, melakukan pemuutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 25 bankirnya di kawasan Asia. 

Sebagaimana dilansir Reuters, Selasa (20/9/2022), Goldman Sachs, berencana kembali melanjutkan tradisinya dalam melakukan pengurangan jumlah pekerja setiap tahunnya, yang sempat dihentikan sepanjang pandemi COVID-19 lalu.

Sebelum pandemi, perusahaan yang berpusat di New York tersebut memiliki rutinitas memberhentikan satu hingga lima persen dari keseluruhan karyawannya dalam setahun. Kebijakan pemberhentian didasarkan pada performa karyawan bersangkutan, yang dinilai telah mengalami penurunan performa, atau justru sama sekali tidak perform dalam pandangan perusahaan.

Usai sempat dihentikan saat pandemi, Goldman Sachs berencana kembali melanjutkan tradisi tersebut pada tahun ini, dengan kemungkinan jumlahnya berada di ujung bawah kisaran itu. Rencananya, proses PHK akan dimulai pada awal pekan ini.

Pemutusan hubungan kerja (PHK) terjadi di berbagai sektor ekonomi dan dunia usaha, seperti pasar modal, ekuitas perbankan, perawatan kesehatan, telekomunikasi, media hingga teknologi. Sebagian besar PHK dilakukan pada karyawan di jenjang junior, yang terlibat dalam kesepakatan di Greater China. 

Goldman Sachs beserta afiliasinya disewa secara besar-besaran untuk melakukan ekspansi di China setelah perusahaan itu membuka industri sekuritasnya, sebelum krisis geopolitik menghancurkan aktivitas perabankan investasi. Meski begitu, pihak Goldman Sachs sendiri belum memberikan keterangan lanjut mengenai pemutusan kerja terhadap 25 bankir Asia tersebut. (TSA)

Penulis: Ribka Christiana

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD