IDXChannel - Pelemahan rupiah pada perdagangan hari ini, Rabu (3/6/2026) tembus Rp17.900. Hal ini dipicu oleh impor minyak besar-besaran yang dilakukan oleh pemerintah.
Hal ini diungkapkan Pengamat ekonomi, mata uang, dan komoditas Ibrahim Assu’aibi. Menurutnya, harga minyak dunia yang melonjak, akibat konflik di Timur Tengah yang hingga saat ini masih berlangsung, membuat Pemerintah membutuhkan dolar yang lebih banyak untuk menyelesaikan transaksi tersebut.
"Kita melihat bahwa apa kenaikan harga minyak mentah ini membuat permintaan dolar cukup tinggi, terutama adalah untuk impor minyak yang begitu besar," kata Ibrahim Assu’aibi, Rabu (3/5/2026).
Ibrahim menambahkan, harga minyak mentah dunia WTI (West Texas Intermediate) pada perdagangan hari ini tembus USD94,77 per barel atau naik 1,08 persen dibandingkan penutupan sebelumnya. Sementara untuk Brent Crude Oil, juga mengalami kenaikan menjadi di 96,72 per barel.
"Harga-harga konsumsi, ya termasuk BBM, gasoline di Amerika terus mengalami kenaikan sehingga berdampak terhadap mempertahankan suku bunga, bahkan bisa menaikkan suku bunga," kata dia.