IDXChannel - DPR RI menyoroti kesejahteraan masyarakat belum merata ekonomi Indonesia tumbuh tinggi. Meski begitu, pertumbuhan ekonomi RI patut diapresasi.
Anggota Komisi XI DPR RI, Marwan Cik Asan mengatakan, selama sekitar tujuh tahun terakhir, ekonomi Indonesia tumbuh rata-rata sekitar 5 persen per tahun.
Secara kumulatif, Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia meningkat sekitar 35 persen. Bahkan pada tahun 2025, pertumbuhan ekonomi mencapai 5,11 persen, salah satu capaian terbaik dalam tiga tahun terakhir.
“Angka pertumbuhan ekonomi kita memang baik dan layak diapresiasi. Tetapi pertanyaan pentingnya adalah, apakah pertumbuhan itu sudah benar-benar dirasakan rakyat kecil? Faktanya, masih banyak petani, nelayan, pekerja informal, dan masyarakat bawah yang hidupnya belum mengalami perubahan signifikan,” kata Marwan, Kamis (21/5/2026).
Dia menambahkan, meskipun angka kemiskinan turun menjadi 8,47 persen atau sekitar 23,85 juta orang pada Maret 2025 —terendah dalam sejarah— laju penurunannya masih sangat lambat. Sementara itu, tingkat ketimpangan yang tercermin dari rasio Gini masih berada di angka 0,375, menunjukkan distribusi kesejahteraan yang belum merata.
“Pertumbuhan ekonomi selama ini lebih banyak terkonsentrasi di kota-kota besar, sektor investasi skala besar, dan industri tertentu seperti hilirisasi mineral. Sementara rakyat kecil masih menghadapi persoalan mendasar seperti harga pangan, akses rumah layak, kesehatan, dan pekerjaan yang layak ,” kata dia.