sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Puan Beberkan 6 Poin Strategis Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal 2027

News editor Anggie Ariesta
20/05/2026 10:46 WIB
Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan bahwa pelaksanaan Rapat Paripurna DPR RI Ke-19 pada hari ini terasa sangat istimewa.
Puan Beberkan 6 Poin Strategis Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal 2027 (FOTO:Dok Tangkap Layar YouTube TV Parlemen)
Puan Beberkan 6 Poin Strategis Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal 2027 (FOTO:Dok Tangkap Layar YouTube TV Parlemen)

IDXChannel - Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan bahwa pelaksanaan Rapat Paripurna DPR RI Ke-19 pada hari ini terasa sangat istimewa.

Hal ini dikarenakan Presiden Prabowo Subianto turun langsung ke parlemen untuk memaparkan dokumen Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) RAPBN Tahun Anggaran 2027.

Adapun Puan menjabarkan secara rinci mengenai arti penting dan nilai strategis dari arsitektur fiskal awal tersebut bagi arah gerak bangsa ke depan.

Puan memaparkan bahwa KEM-PPKF merupakan cetak biru vital yang menjadi batu pijakan utama bagi pemerintah dan parlemen dalam merumuskan postur anggaran setahun penuh.

"KEM PPKF Tahun Anggaran 2027, merupakan rancangan awal sebagai dasar dalam menyusun APBN Tahun Anggaran 2027, yang memiliki arah kebijakan ekonomi makro serta arah kebijakan anggaran pendapatan dan belanja negara," kata Puan di Rapat Paripurna DPR RI Ke-19 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026, Rabu (20/5/2026).

Lebih lanjut, pimpinan DPR RI ini menggarisbawahi bahwa fungsi dokumen ini tidak sekadar mengatur sirkulasi angka di atas kertas, melainkan harus bekerja sebagai tameng pertahanan ekonomi nasional dari ancaman dinamika global yang fluktuatif.

"KEM PPKF Tahun Anggaran 2027 juga memiliki peran yang strategis karena bukan saja terkait rancang bangun postur APBN yang sehat dan berkelanjutan yaitu pendapatan negara, belanja negara, defisit dan pembiayaan; akan tetapi juga mengantisipasi berbagai risiko ekonomi yang dapat ditimbulkan baik dari dalam maupun luar negeri," tutur Puan.

Puan juga menitipkan pesan kuat kepada pemerintah agar target-target makroekonomi yang dicanangkan untuk tahun 2027 tidak hanya mengejar pertumbuhan secara kuantitas semata. Parlemen mendesak agar kesejahteraan riil masyarakat di akar rumput menjadi indikator utama keberhasilan.

"KEM PPKF Tahun Anggaran 2027 juga diharapkan mampu menjadi fondasi bagi terwujudnya pertumbuhan ekonomi yang berkualitas, yaitu pertumbuhan yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan angka Produk Domestik Bruto yang tinggi semata, tetapi juga pertumbuhan yang menciptakan lapangan kerja, meningkatkan penghasilan rakyat, mengurangi kemiskinan dan kesenjangan, memperkuat daya saing, serta memastikan manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh rakyat Indonesia," kata Puan.

Di hadapan sidang dewan dan jajaran menteri kabinet yang hadir, Puan mengingatkan bahwa angka-angka asumsi yang tertuang dalam KEM-PPKF akan menjadi kompas dan rujukan utama bagi pergerakan dunia bisnis dan investasi sepanjang tahun depan.

"Asumsi makro dan arah fiskal dalam KEM PPKF juga akan memberi sinyal kepada investor, dunia usaha, pemerintah daerah, serta pelaku pasar, tentang ruang gerak perekonomian nasional pada tahun 2027," ujar Puan.

Oleh karena itu, ia menekankan bahwa substansi yang dirancang harus benar-benar mampu menjawab ekspektasi publik yang mendambakan kemudahan hidup dan keadilan sosial melalui program pembangunan nasional.

"Isi dari KEM PPKF Tahun 2027, juga selalu menjadi harapan bagi seluruh rakyat Indonesia, untuk dapat merasakan manfaat dari pembangunan nasional, sehingga kehidupan rakyat semakin mudah dan sejahtera," tuturnya.

Mengakhiri pidatonya, Ketua DPR menyampaikan apresiasi yang tinggi atas komitmen politik Presiden Prabowo yang memilih untuk mengomunikasikan langsung arah kebijakan fiskal ini di podium parlemen.

"Kehadiran Presiden dalam menyampaikan KEM PPKF Tahun 2027 menjadi momentum yang penting dan strategis untuk menegaskan bahwa rancang bangun APBN 2027 diarahkan untuk memberikan manfaat nyata yang sebesar-besarnya bagi seluruh rakyat Indonesia," kata Puan.

(kunthi fahmar sandy)

Advertisement
Advertisement