Peringkat Antam Tetap di “idA”, prospek Direvisi Menjadi Stabil

Market News
Shifa Nurhaliza
Rabu, 16 September 2020 10:15 WIB
PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mengumumkan kenaikan outlook Korporasi dan Obligasi Berkelanjutan I ANTAM Tahun 2011.
Peringkat Antam Tetap di “idA”, prospek Direvisi Menjadi Stabil. (Foto: Ist)

IDXChannel - Emiten pertambangan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mengumumkan kenaikan outlook Korporasi dan Obligasi Berkelanjutan I ANTAM Tahun 2011 yang dilakukan oleh PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) dari rating “idA/outlook negatif” menjadi rating “idA/outlook stabil” untuk periode rating 10 September 2020 sampai dengan 1 September 2021 sesuai dengan Siaran Pers yang disampaikan Pefindo pada Senin (14/9/2020).

Berdasarkan keterangan resmi perseroan, kenaikan outlook tersebut didukung oleh pertumbuhan proyeksi positif kinerja komoditas utama Perusahaan terutama dari segmen operasi Logam Mulia dan Pemurnian serta segmen operasi Nikel yang turut terefleksikan pada capaian kinerja Perusahaan pada periode Semester Pertama 2020 (1H20).

Tercatat sepanjang periode 1H20, segmen Logam Mulia dan Pemurnian mencatatkan pertumbuhan tingkat profitabilitas yang positif dengan capaian laba usaha sebesar Rp495,16 miliar, atau tumbuh sebesar 111% dibandingkan capaian laba usaha segmen Logam Mulia dan Pemurnian pada periode yang sama pada di 2019 sebesar Rp234,94 miliar.

Sementara itu, pertumbuhan tingkat profitabilitas tersebut sejalan dengan pengembangan pasar produk Logam Mulia ANTAM di pasar domestik serta apresiasi positif kenaikan harga emas internasional sepanjang 1H20.

Kemudian pada periode 1H20, segmen operasi Nikel (komoditas feronikel dan bijih nikel) mencatatkan laba operasi sebesar sebesar Rp333,64 miliar. Pada periode Triwulan Kedua 2020 (2Q20), segmen operasi Nikel mencatatkan laba usaha sebesar Rp263,06 miliar, tumbuh signifikan dibandingkan laba usaha pada periode Triwulan Pertama 2020 (1Q20) sebesar Rp70,58 miliar.

Pertumbuhan tersebut terutama didukung kenaikan volume penjualan feronikel pada 2Q20 sejalan dengan pemulihan aktivitas perdagangan internasional serta tren positif kenaikan harga nikel global pada 2Q20.

Selain itu, peningkatan outlook rating Perusahaan didukung pula prospek pengelolaan biaya tunai operasi ANTAM yang efisien yang merupakan bagian dari implementasi kebijakan strategis terkait inisiatif efisiensi biaya yang tepat dan optimal. (*)

Baca Juga