“Melalui Galeri Investasi ini, kami ingin memastikan mahasiswa tidak hanya memahami teori akuntansi dan keuangan secara mendalam, tetapi juga mampu mengaplikasikan pengetahuan tersebut dalam konteks nyata pasar modal. Ini adalah wujud komitmen kami untuk mencetak lulusan yang unggul, relevan, dan siap bersaing di industri keuangan,” kata dia.
Dia juga menambahkan, keberadaan Galeri Investasi di lingkungan kampus diharapkan dapat membangun budaya literasi finansial sejak dini, mendorong mahasiswa untuk memahami pentingnya perencanaan keuangan, manajemen risiko, serta pengambilan keputusan investasi yang berbasis analisis.
Sementara itu, Regional Head 3 Market Development BEI Kemas M Rumaiyar menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam memperluas inklusi pasar modal di Indonesia. Menurutnya, kolaborasi dengan institusi pendidikan menjadi salah satu strategi efektif untuk meningkatkan partisipasi generasi muda dalam ekosistem investasi nasional.
“Perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam membentuk pemahaman dan pola pikir generasi muda terhadap investasi. Melalui Galeri Investasi, mahasiswa dapat memperoleh akses informasi yang kredibel, edukasi pasar modal yang terstruktur, serta pengalaman belajar yang lebih dekat dengan praktik industri," kata dia.