AALI
9800
ABBA
188
ABDA
0
ABMM
2360
ACES
780
ACST
170
ACST-R
0
ADES
7375
ADHI
815
ADMF
8100
ADMG
177
ADRO
2970
AGAR
318
AGII
1950
AGRO
765
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
57
AIMS
254
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1640
AKRA
1060
AKSI
294
ALDO
855
ALKA
294
ALMI
292
ALTO
228
Market Watch
Last updated : 2022/06/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
544.03
0.56%
+3.01
IHSG
7042.94
0.64%
+44.67
LQ45
1018.99
0.57%
+5.77
HSI
21719.06
2.09%
+445.19
N225
26491.97
1.23%
+320.72
NYSE
14402.12
0.34%
+49.32
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,845
Emas
873,761 / gram

Perkuat Struktur Modal, Minna Padi Investama (PADI) Bakal Gelar Right Issue

MARKET NEWS
Anggie Ariesta
Kamis, 26 Mei 2022 17:10 WIB
Rencana right issue diinisiasi guna memperkuat struktur permodalan dan likuiditas saham perusahaan.
Perkuat Struktur Modal, Minna Padi Investama (PADI) Bakal Gelar Right Issue (foto: MNC Media)
Perkuat Struktur Modal, Minna Padi Investama (PADI) Bakal Gelar Right Issue (foto: MNC Media)

IDXChannel - PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk (PADI) tengah bersiap menggelar Penawaran Umum Terbatas dalam rangka Penambahan Modal Perseroan dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau right issue. Rencana right issue diinisiasi guna memperkuat struktur permodalan dan likuiditas saham perusahaan.

Rencananya, right issue dilakukan dengan menerbitkan sebanyak-banyaknya 11,3 miliar saham, dengan nominal Rp25 per saham. Guna melancarkan rencana tersebut, manajemen berencana meminta persetujuan kepada pemegang saham saat pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 1 Juli 2022 mendatang.

Sebagaimana disampaikan dalam Keterbukaan Informasi perusahaan, Kamis (26/5/2022), manajemen berharap melalui aksi korporasi ini dapat berpengaruh positif terhadap kondisi keuangan perusahaan. Termasuk diantaranya memperkuat neraca keuangan, di mana peningkatan aset dengan adanya tambahan kas dan/atau aset yang dapat digunakan untuk meningkatkan kinerja Perseroan baik secara keuangan maupun operasional.

Perlu diingat bahwa pemegang saham PADI yang tidak melaksanakan HMETD, akan terdilusi sebanyak-banyaknya 50%.

Rencananya, dana hasil aksi korporasi ini akan digunakan untuk melakukan investasi pada perusahan fintech atau teknologi keuangan, pengembangan teknologi informasi dan menambah modal kerja.

Sebelumnya, pada tanggal 7 Juni 2021, PADI telah mendapat lampu hijau pemodal untuk right issue dalam Rapat Umum Pemegang Saham pada tanggal 14 Juli 2021, tapi karena terdapat perubahan jumlah saham dan penggunaan dana hasil HMETD, maka Perseroan memintakan persetujuan kembali pada RUPST Tahun 2022. (TSA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD