BRI Danareksa menyebut jadwal tersebut berdasarkan kalender Bloomberg per 28 September 2026 dan masih dapat berubah.
Di sisi fundamental, BRI Danareksa mengangkat tema “Likuiditas Makin Ketat” dengan pandangan bahwa laba perbankan pada paruh kedua 2026 berpotensi melunak.
Salah satu indikasinya terlihat dari IndONIA yang berada di atas BI-Rate, meskipun Saldo Anggaran Lebih (SAL) pemerintah masih berada di perbankan BUMN.
Sementara itu, tingkat bunga deposito satu bulan telah mencapai sekitar 4,2 persen, atau level tertinggi dalam tiga tahun.
Kondisi tersebut turut tercermin dari biaya dana (cost of funds) industri perbankan yang mencapai 2,8 persen pada Juli 2026.