“Keputusan yang dihasilkan dari RUPST ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat struktur organisasi agar semakin efisien, terintegrasi, dan selaras dengan arah bisnis perseroan ke depan,” ujar Liana dalam Public Expose, Kamis (23/4/2026).
Sepanjang tahun 2025, Prodia menunjukkan daya tahan dan kemampuan adaptasi di tengah dinamika ekonomi dengan meluncurkan 38 tes baru dan menghadirkan Next Generation Laboratory melalui Prodia Clinical Multiomics Centre (PCMC) by Spectrometry, memperluas jaringan menjadi 402 outlet di 34 provinsi, serta memperkuat kemitraan hingga ke Taiwan, Malaysia, dan Timor Leste.
Berikut susunan pengurus Prodia hasil RUPST 23 April 2026:
DEWAN KOMISARIS
• Komisaris Utama: Andi Widjaja
• Komisaris: Gunawan Prawiro Soeharto
• Komisaris: Endang Wahjuningtyas Hoyaranda
• Komisaris: Dewi Muliaty
• Komisaris Independen: Keri Lestari
• Komisaris Independen: Lukas Setia Atmaja
DIREKSI
• Direktur Utama: Liana Kuswandi
• Direktur Keuangan & Keberlanjutan: Marina Eka Amalia
• Direktur Komersial & Kemitraan: Indriyanti Rafi Sukmawati
• Direktur Solusi Terintegrasi & Diagnostik: Andri Hidayat
• Direktur Pengembangan SDM & Organisasi: Ida Zuraida
(Rahmat Fiansyah)