IDXChannel – PT Astra International Tbk (ASII) diperkirakan masih menghadapi tekanan persaingan dari produsen kendaraan asal China yang berpotensi menghambat pemulihan pangsa pasar otomotif perseroan di Indonesia.
Analis DBS Group Research Elizabelle Pang menilai, produsen kendaraan atau original equipment manufacturer (OEM) asal China berpotensi mempercepat ekspansi ke Asia Tenggara.
Langkah tersebut didorong oleh melemahnya permintaan domestik dan semakin ketatnya pembatasan ekspor ke Uni Eropa.
Astra, yang mendistribusikan sejumlah merek otomotif seperti Toyota dan Daihatsu di Indonesia, berpotensi menghadapi persaingan yang semakin ketat dalam mempertahankan pangsa pasar.
Meski demikian, investor day Astra pada November 2026 berpotensi memberikan kejelasan lebih lanjut mengenai tiga bisnis inti perseroan, peta jalan daur ulang modal atau capital recycling, serta target keuangan ke depan.