Meski demikian, Kideco selama ini menjadi kontributor utama terhadap pendapatan dan laba bersih Indika Energy. Hingga 31 Maret 2026, Kideco membukukan pendapatan sebesar USD377,4 juta atau sekitar 72,8 persen dari total pendapatan konsolidasian Indika Energy.
Kontribusi tersebut juga terlihat pada sisi profitabilitas. Selama kuartal I-2026, Kideco mencatat laba bersih USD42,4 juta, sedangkan laba bersih konsolidasian Indika Energy hanya mencapai USD7 juta.
Dalam struktur bisnis Indika Energy, Kideco berada di bawah pilar sumber daya energi bersama Indika Energy Trading Pte Ltd dan Indika Capital Investment Pte Ltd yang bergerak di bidang perdagangan batu bara.
Selain itu, Indika memiliki lima pilar bisnis lainnya, yakni jasa energi melalui PT Tripatra Engineering dan PT Tripatra Engineers & Constructors, infrastruktur energi melalui PT Cirebon Electric Power dan PT Cirebon Energi Prasarana, logistik dan infrastruktur yang bergerak di sektor terminal serta distribusi BBM, pilar mineral melalui bisnis emas PT Masmindo Dwi Area dan bauksit PT Perkasa Investama Mineral, serta pilar energi hijau yang mencakup bisnis kendaraan listrik hingga minyak atsiri.
Di antara seluruh anak usaha tersebut, Kideco merupakan unit bisnis terbesar. Sepanjang 2025, segmen batu bara masih menyumbang sekitar 82 persen dari total pendapatan Indika Energy.