Penguatan kinerja terutama berasal dari pendapatan kapal yang dimiliki BULL, seiring tingginya tarif angkutan. Lebih dari 90 persen armada BULL dioperasikan dengan kontrak spot, sehingga perseroan relatif cepat menangkap kenaikan tarif tanker.
Pada kuartal II-2026 saja, laba bersih BULL mencapai USD44,2 juta atau melonjak 211 persen secara kuartalan (quarter-on-quarter/qoq).
Pendapatan meningkat 92,9 persen qoq menjadi USD84,8 juta, sedangkan laba kotor melesat 157 persen qoq.
Margin laba bersih BULL pun mencapai 52 persen pada kuartal II-2026, sementara margin laba kotor mencapai 56 persen, naik dari 42 persen pada kuartal I2026.
Selain pertumbuhan bisnis inti, BULL juga mencatat keuntungan sebesar USD2,59 juta dari akuisisi anak usaha Offshore Maritime Holdings (OMH), perusahaan berbasis Singapura yang diakuisisi pada Maret 2026.