Bank sentral AS juga memberi sinyal masih terbuka terhadap kenaikan suku bunga berikutnya.
Namun, prospek emas pada pekan ini masih terbuka. Survei mingguan Kitco News menunjukkan pelaku pasar belum memiliki konsensus yang kuat mengenai arah harga emas dalam jangka pendek.
Dari 14 analis Wall Street yang mengikuti survei, sebanyak lima analis atau 36 persen memperkirakan harga emas naik pada pekan ini.
Sebanyak empat analis atau 29 persen memproyeksikan harga emas turun, sementara lima analis lainnya atau 36 persen memperkirakan emas bergerak mendatar dengan volatilitas yang cukup tinggi.
Managing director Bannockburn Global Forex, Marc Chandler, memperkirakan harga emas menguat pada pekan ini. Menurut dia, ekspektasi pasar terhadap kebijakan The Fed kemungkinan sudah bergerak cukup jauh ke arah hawkish, sementara data ekonomi AS berikutnya dapat kembali mendukung emas.