sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Purbaya Dorong Asuransi dan Dana Pensiun Lebih Agresif di Bursa

Market news editor Anggie Ariesta
01/02/2026 10:39 WIB
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap adanya hambatan psikologis yang membuat perusahaan asuransi dan dana pensiun (Dapen) ragu.
Purbaya Dorong Asuransi dan Dana Pensiun Lebih Agresif di Bursa. (Foto: Inews Media Group)
Purbaya Dorong Asuransi dan Dana Pensiun Lebih Agresif di Bursa. (Foto: Inews Media Group)

"Kami akan bebaskan lagi ke 20 persen, tetapi di saham-saham yang tidak goreng-gorengan. Mungkin untuk pertama kita batasi di LQ45," ujar Purbaya.

Purbaya meyakini penambahan "bahan bakar" ini akan membuat pasar lebih stabil dan menarik di mata investor.

Sejalan dengan rencana tersebut, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang kini dipimpin sementara oleh Friderica Widyasari Dewi (Kiki), berkomitmen memperketat pengawasan market conduct. Fokus utamanya adalah memberantas praktik manipulasi pasar yang selama ini merusak integritas bursa.

"Penguatan pengawasan dan penegakan hukum dengan segera memulai penyelidikan goreng menggoreng saham atau memanipulasi pasar, tadi yang disampaikan oleh Pak Menko (Perekonomian Airlangga Hartarto), secara masif," tutur Kiki.

Kiki menambahkan bahwa reformasi ini akan dilakukan secara holistik, mencakup pengawasan terhadap influencer saham hingga peningkatan kualitas emiten agar investor ritel lebih terlindungi.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement