Ia menepis spekulasi bahwa indeks akan kembali merosot tajam. Sebaliknya, ia melihat posisi IHSG saat ini justru memberikan ruang yang luas bagi investor untuk mengambil posisi sebelum terjadi penguatan kembali.
"Enggak lah (IHSG kebakaran), pasti naik lah. Pasti naik. Enggak, pasti naik. Kenapa lu bilang kebakaran? Tapi gak apa-apa, kita masih 83 ya. Artinya ruang ke depan masih terbuka, luas untuk naik," tuturnya.
Purbaya juga mengaitkan optimisme bursa dengan target pertumbuhan ekonomi nasional yang ambisius di angka 6 persen.
"Tahun ini mungkin ekonominya bisa tumbuh. Bisa saya dorong mendekati 6 persen. Harusnya bursanya akan naik, jadi Anda gak usah khawatir," tutur Purbaya.
Meskipun dinamika pasar keuangan tidak pernah lepas dari risiko, Bendahara Negara ini menilai kemungkinan terjadinya tekanan besar dalam waktu dekat sangatlah kecil.