Respon cepat pemerintah dalam merombak kebijakan di BEI dan OJK dianggap sebagai sinyal kuat bagi dunia internasional bahwa Indonesia serius menjaga integritas pasarnya.
"Saya pikir peluangnya kecil fondasi bagus, kinerja kita respon Kebijakan dari bursa maupun OJK cepat Gak ada kacauan, harusnya ini akan merupakan modal yang kuat sekali, untuk tumbuh lebih kencang. Tapi saya pikir akan dinamis, tapi trend ke atas masih akan terbuka lebar," pungkasnya.
Dengan dukungan sistem yang tetap berjalan dan indikator ekonomi makro yang positif, pemerintah optimis bahwa awal Februari 2026 akan menjadi titik balik pemulihan kepercayaan di pasar modal domestik. (Wahyu Dwi Anggoro)