Dalam laporan keuangan 2025, perseroan mencatat pendapatan sebesar Rp353,38 miliar, turun 13,91 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp410,49 miliar. Penurunan tersebut terutama berasal dari segmen duta merek dan talent management yang turun 51,55 persen menjadi Rp51,92 miliar.
Meski pendapatan melemah, Rans Entertainment berhasil menjaga margin usaha seiring turunnya beban pokok pendapatan. Laba kotor perseroan tercatat Rp152,71 miliar dengan margin laba bruto meningkat dari 38,79 persen pada 2024 menjadi 43,21 persen pada 2025.
Namun, laba tahun berjalan mengalami penurunan 41,60 persen menjadi Rp56,68 miliar dari sebelumnya Rp97,06 miliar pada 2024. Penurunan tersebut dipengaruhi oleh adanya laba pelepasan entitas anak sebesar Rp44,94 miliar pada 2024 yang bersifat tidak berulang.
Dalam IPO ini, Raffi Farid Ahmad tetap menjadi pemegang saham pengendali dengan kepemilikan 78,68 persen sebelum IPO. Setelah seluruh saham baru terserap, kepemilikannya diperkirakan terdilusi menjadi 62,93 persen.
Meski memiliki peluang pertumbuhan dari pengembangan bisnis konten, hiburan, dan IP, perseroan juga mengungkapkan risiko utama berupa ketergantungan terhadap figur utama, yakni Raffi Ahmad dan Nagita Slavina beserta keluarga.