berkat kondisi cuaca yang lebih kering dan pemulihan pascahujan yang lebih cepat," ujar dia.
Sementara itu, cycle time membaik 12 persen seiring perencanaan operasional yang mengurangi waktu pembuangan material (dump-time) dan antrean, serta didukung perbaikan hambatan di area pembuangan (disposal), jalan angkut (haul-road), dan penanganan material geologi. Peningkatan kinerja operasional ini menghasilkan penurunan biaya per unit di berbagai area.
Sedangkan biaya tunai per bank cubic meter (BCM) turun 28 persen dari kuartal I ke kuartal III. Biaya tenaga kerja per bcm turun 45 persen, seiring disiplin shift yang lebih ketat sehingga menurunkan rasio operator terhadap alat sebesar 13 persen pada periode yang sama.
"Biaya bahan bakar per BCM turun 14 persen karena konsumsi bahan bakar menurun sebesar 10 persen, didorong oleh inisiatif
perbaikan cycle time yang telah disebutkan sebelumnya," tuturnya. Biaya perbaikan dan pemeliharaan (repair and maintenance) per BCM menurun 13 persen, didukung oleh pemeliharaan berbasis kondisi (condition-based maintenance) dan perencanaan komponen yang lebih baik.