IDXChannel - Lonjakan harga minyak mentah jenis Brent sejak eskalasi di Timur Tengah pada 28 Februari lalu dinilai berpotensi meningkatkan biaya bahan baku bagi perusahaan consumer staples.
Kenaikan harga minyak berdampak pada biaya kemasan, gula, hingga bahan aktif farmasi (API).
Mengutip riset Indo Premier Sekuritas yang diterbitkan pada 4 Maret 2026, sejarah menunjukkan bahwa lonjakan harga minyak berpotensi mendorong produsen gula tebu mengalihkan sebagian produksinya ke etanol, sehingga pasokan gula berkurang dan harganya naik.
Begitu pula, harga API berpotensi meningkat karena keterkaitannya dengan energi dan petrokimia.
Dari analis Indo Premier, PT Mayora Indah Tbk (MYOR) menjadi perusahaan yang paling terdampak, mengingat margin laba bersihnya lebih rendah dibandingkan pesaing.