Meski begitu, valuasi sektor consumer staples saat ini relatif menarik, berada di 12,5 kali perkiraan price-to earnings (P/E) ratio 12 bulan ke depan, atau 1,7 standar deviasi di bawah rata-rata lima tahun.
Penjualan sejak kuartal IV-2025 hingga Februari 2026 mulai pulih, didorong stimulus pemerintah dan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Indo Premier mempertahankan rekomendasi overweight untuk sektor ini, dengan urutan preferensi dimulai dari MYOR, diikuti CMRY, ICBP, KLBF, UNVR, dan SIDO.
Risiko utama tetap berasal dari ketegangan geopolitik yang berkepanjangan dan daya beli konsumen yang melemah. (Aldo Fernando)
Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.