IDXChannel - PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) merealisasikan dana hasil penawaran umum saham perdana (IPO) senilai Rp10 miliar per 31 Desember 2025. Jumlah itu setara 9,52 persen dari total dana yang berhasil diraih Rp105 miliar.
Dilansir dari keterbukaan informasi BEI, Kamis (15/1/2026), dana tersebut diperuntukkan sebagai modal kerja perseroan. Sehingga, sisa dana hasil IPO mencapai Rp90,23 miliar.
Sisa dana tersebut ditempatkan pada giro dengan tingkat bunga 1,5 persen per tahun.
Perseroan menyatakan, dana IPO tersebut rencananya digunakan sebagai modal kerja Rp56,46 miliar dan setoran modal entitas anak Rp43,77 miliar.
Sebagai informasi, PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 8 Desember 2025.
Harga saham perseroan dibuka di level Rp226 per saham, melesat 34,52 persen dari harga penawaran awal yang ditetapkan sebesar Rp168 per saham.
Dana hasil IPO setelah dikurangi biaya emisi Rp4,76 miliar, akan dialokasikan 56,33 persen sebagai modal kerja perseroan untuk pembelian bahan baku sarang burung walet. Sementara 43,67 persen akan disalurkan sebagai tambahan modal ke entitas anak, PT Realfood Winta Asia, untuk kebutuhan pembelian bahan baku.
Dari sisi kinerja, sepanjang lima bulan pertama tahun 2025, perseroan berhasil mencatatkan pertumbuhan kinerja yang solid, dengan penjualan sebesar Rp231,3 miliar, meningkat 47,56 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Laba periode berjalan juga meningkat signifikan sejalan dengan peningkatan volume penjualan ekspor dan perluasan kanal distribusi domestik.
(Dhera Arizona)