Direktur PT RMK Energy Tbk, Vincent Saputra, mengatakan kinerja 2025 masih dipengaruhi volatilitas pasar, terutama pada semester pertama akibat faktor geopolitik global dan kondisi domestik.
“Namun pada semester kedua, khususnya kuartal IV-2025, kami melihat tren kinerja yang sangat membaik,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima, Rabu (1/4/2026).
Vincent menambahkan, pertumbuhan laba terutama berasal dari segmen jasa yang didorong peningkatan pendapatan dari area operasional hulu, seiring mulai beroperasinya fasilitas hauling road baru pada 2025.
Dengan fasilitas tersebut, RMKE mampu mencatat tambahan pendapatan dari area hulu meskipun volume jasa di hilir, terutama pada pengangkutan tongkang, masih relatif stabil. Ke depan, perseroan optimistis kinerja akan terus tumbuh pada 2026 dengan dukungan dua sumber pendapatan utama dari segmen jasa di area hulu dan hilir.
RMKE menargetkan volume pengangkutan batubara sebesar 12,7 juta ton serta volume penjualan batubara sebesar 3,6 juta ton pada 2026.
Perseroan juga berencana meningkatkan volume jasa melalui penambahan klien baru serta memperluas penjualan batubara dari tambang yang telah terhubung dengan fasilitas hauling road milik perseroan.
“Kami berkomitmen terus memperluas jangkauan layanan dan meningkatkan volume usaha guna menciptakan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan,” tutup Vincent.
(Shifa Nurhaliza Putri)