Dia melanjutkan, respons positif dari pasar keuangan AS diklaim menjadi motor penggerak utama saat ini. Dampak instan tersebut terlihat pada penguatan nilai tukar rupiah dan indeks saham bursa domestik.
"Pada saat mereka melihat bahwa 'oh ternyata apa yang dilakukan', dalam hal ini Danantara dan juga kebijakan-kebijakannya, ini membalikkan momentum yang tadinya persepsi yang ada itu mohon maaf, mungkin tadinya mereka ragu-ragu mengenai ekonomi Indonesia, mengenai kebijakan kita," kata dia.
Dia menyampaikan proses pemulihan kepercayaan pasar modal melalui metode penjelasan langsung memerlukan pembuktian kapasitas profesionalitas pengelola lembaga. Para investor global dilaporkan memberikan serangkaian pertanyaan kritis terkait tata kelola dan akuntabilitas publik Danantara sebelum memutuskan penempatan modal kembali.
(Nur Ichsan Yuniarto)