"Kinerja kuartal I-2026 mencerminkan berlanjutnya pemulihan dari tantangan operasional yang dihadapi pada kuartal I-2025, dengan EBITDA meningkat signifikan secara tahunan (YoY) meskipun pendapatan lebih rendah 10 persen," katanya.
Kinerja tersebut didukung oleh perbaikan struktural pada produktivitas, biaya unit, dan disiplin operasional. Selama kuartal ini, Grup juga telah menyelesaikan pembentukan tim ahli (subject-matter expert) yang tersentralisasi di fungsi-fungsi utama sebagai penggerak utama peningkatan kinerja.
Perbaikan operasional pada kuartal I-2026 melanjutkan tren yang telah dibangun sepanjang 2025. Di operasional Indonesia, jam non-produktif (non-productive hours) turun 14 persen seiring dengan penanganan atas kondisi licin akibat hujan serta hambatan pada area disposal, jalan angkut, dan kondisi geologi.
Produktivitas bank cubic meter (BCM)/jam meningkat 1 persen YoY sejalan dengan penurunan cycle time sebesar 1 persen YoY, yang didukung oleh kondisi jalan angkut yang lebih baik dan berkurangnya waktu antre.