IDXChannel - PT BUMA Internasional Grup Tbk (DOID) melaporkan hasil keuangan dan operasional konsolidasi yang telah diaudit untuk tahun buku 2025.
Dalam keterangan resmi Minggu (29/3/2026), kinerja 2025 terdampak signifikan oleh gangguan operasional yang belum pernah terjadi sebelumnya dan cuaca buruk, serta ramp-down dan penyelesaian kontrak di Indonesia dan Australia.
Hasil kinerja tersebut juga dipengaruhi oleh biaya-biaya non-operasional (non-underlying charges), termasuk penyisihan piutang usaha dan penurunan nilai aset (asset impairment) di operasional Australia dan Amerika Serikat, yang sebagian diimbangi oleh keuntungan nilai wajar (fair value gain) sebesar USD41 juta atas investasi Grup di 29Metals.
Meskipun faktor-faktor tersebut membebani kinerja setahun penuh, Grup mencatatkan pemulihan operasional yang konsisten sepanjang tahun, didukung oleh perbaikan struktural pada produktivitas dan penurunan biaya per unit.
"2025 merupakan tahun yang menantang bagi Grup. Gangguan yang kami hadapi pada kuartal pertama berdampak signifikan terhadap produksi dan pendapatan, sekaligus menunjukkan area-area di mana pendekatan kami dapat diperkuat. Kami merespons dengan cepat melalui pengetatan disiplin operasional, penguatan pengendalian biaya dan fundamental pemeliharaan, serta pengambilan langkah-langkah tegas guna menjaga likuiditas dan memperkuat neraca keuangan," tutur Direktur BUMA International Group, Iwan Fuad Salim Minggu (29/3/2026).